Suatu hari Rasulullah Saw pulang dari berdakwah, dan melihat sang istri Khodijah Ra Sedang sibuk menyusui putrinya tercinta, sayidatina Fatimah Az-Zahra.

Betapa terkejutnya Rasulullah Saw saat melihat kenyataan bahwa bukan air susu yang keluar dari Khadijah, melainkan darah yang keluar.

Setelah menenangkan dan menidurkan si kecil Fatimah sang puteri, Khodijah pun segera menemui Rasulullah Saw sang suami tercinta.

Rasulullah Saw meletakkan kepalanya yang mulia di paha sang istri tercinta seraya berkata, “Wahai istriku, tidakkah engkau merasa menyesal memiliki suami seperti aku? Dulu sebelum menikah denganku, engkau adalah janda kaya raya, hartamu melimpah, dan engkau wanita terpandang di kota ini. Tetapi kini, bahkan hanya untuk menyusui putrimu yang juga anakku, engkau harus mengeluarkan darah. Karena tidak ada apa-apa yang kau miliki saat ini, hingga tidak ada yang bisa engkau makan untuk produksi  ASI-mu.”

Dengan lembutnya Khadijah Ra menjawab, “Wahai kekasihku dan kekasihnya Allah, jika aku nanti mati, dan tidak ada harta apa-apa lagi, sedangkan engkau ingin berdakwah menyeberangi lautan, menyebarkan agama Allah, maka galilah makamku dan jadikan tulang-belulangku sebagai perahu untuk mencapai tujuan dakwahmu.

Masya Allah. Tauladan Sempurna bagi Seorang Istri.
Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top