Pyramid sendiri merupakan peninggalan orang-orang mesir zaman dahulu, bangunan berseni tinggi, mimiliki diameter yang luar biasa besar dan tinggi menjulang, sehingga pyramid menjadi ikon mesir untuk para turis, bahkan saking begitu besarnya salah satu pyramid di daerah giza menjadi salah satu keajaiban dunia, dan uniknya banyak film yang di produksi memiliki latar pyramid.
Namun bagai mana sih sejarah bangunan raksasa ini?
Pyramid dibangun oleh raja-raja mesir dari masa kuno (2780 - 2280 SM) yang terdiri dari dinasti ke-3 hingga ke-6, atau banyak orang mengatakannya dengan masa binaul ahramaat, pyramid juga sebagai lambang kemakmuran pada masa itu, karena semakin besar pyramid yang dibangun maka semakin menandakan bahwa kenegaraan saat itu mengalami kemakmuran luar biasa, dalam logikanya bagai mana mungkin bisa membangun pyramid besar kalau tidak memiliki perbendaharaan makan, air dan alat yang banyak.
Adapun yang diyakini petama kali mebangun pyramid ialah zouser (زوسر), pemilik pyramid bertinggkat yang terletak di saqaraa, yang awal mulanya itu satu tumpuk batu kemudian bertambah dan bertambah hingga menjadi lima tumpukan dan mencapai ketinggian 200 kaki atau sekitar 61 meter.

Dan setelah itu datang raja Sanfaruu pemilik dua pyramid (dahsyur), dimana ini menjadi cikal bakal pyramid giza. Awalnya Sanfaruu ingin membuat pyramid yang besar namun sang arsitek tau ketika pyramid ini sudah dibangun mencapai 49 meter bahwa pyramid ini tidak akan bertahan lama karena dia memiliki kemiringan 54,14ْ yang seharusnya memilik kemiringan 45ْ (kemajuan luar biasa arsitektur mesir). Kemudian dia membangun kembali pyramid kedua yang memiliki ketinggian 99 meter.


Baru setelah itu datang sang pemilik pyramid super besar yaitu raja Kufu, pyramid kufu ini terletak diatas tanah seluas 13 Hektar dan memiliki ketinggian 149 meter namun disebabkan banyaknya erosi maka pyramid kufu sekarang hanya mencapai 137 meter yang tersusun dengan 2,3 juta batu besar, inilah yang menjadikan pyramid kufu menjadi salah satu keajaiban dunia, bakan tidak ada bangunan kuno yang menyamai dari besar dan tingginya.
Lalu datang setelah itu anak dari kufu yaitu khafra bin kufu, sang anak tidak ingin ketinggalan dari pembanguna ayahnya, dia pun membangun pyramid setinggi 143,5 meter, ini lebih kecil ketimbang milik ayahnya, namun saat dilihat dari atas maka akan terlihat khafra ini lebih besar, karena khafra ini dibangun di atas tanah yang lebih tinggi sehingga terlihat lehbih menjulang.
Dan luar biasanya pula setelah dia membangun pyramid dia pula mebangun abbul haul atau orang menyebutnya dengan Sphinx, yang menggambarkan tubuh singa dan muka manusia yang dipercyai ini adalah wajah dari raja khafra, sphinx ini memiliki panjang 73 meter dan tinggi 21 meter, sedangkan abul haul sendiri berasal dari penamaan tuhan "Hauran" atau "Bukhul" atau baytul hul kemudian terjadi inhirof sehingga menjadi "Abul haul".
Nah, setelah itu baru datang anakanya khafra yang bernama menkaure yang menjadi ciri khas pyramid ini adalah puncaknya yang terbuat dari batu granit merah, hanya saja pyramid ini tak sebesar pyramid pendahulunya, dimana hanya memiliki ketinggian 66,5 meter karena ini merupakan akhir-akhir dinasti ke-4 yang saat itu sudah mulai terjadi paceklik perekonomian karena perebutan kekuasaan.
"Tak kunujung Mesir kalau belum kunjung Pyramid" (Sebagian Umat Manusia).
___________________________________________
Referensi : معالم التاريخ القديم karangan أ.د فتحى عفيفي بدوي dan د. محمود أبو الحسن أحمد

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top